Jorok...

Jorok? apa seh definisi jorok? ada yang tahu? well aku sendiri gak tahu apa itu definisi jorok.Ehm, oke kalo kamu ndak bisa mendefinisikan apa itu jorok, bisa gak kamu kasih contoh perilaku jorok? kencing di sembarangan tempat, makan gak pake cuci tangan, mengupil ?

well, mungkin sebagian contoh yang aku kasih diatas bisa jadi mungkin contoh yang mewakili prilaku jorok bagi sebagian orang, dan mungkin juga tidak bagi orang sebagian yang lain, lho kok bisa...?

Karena kebenaran itu relatif? jadi setiap orang punya definisi sendiri2 tentang jorok atawa contoh2 prilaku jorok menurut pikiran mereka sendiri2? Bukan... bukan itu maksud aku nulis tentang jorok kali ini. Well, about relativity udah di bahas di postingan sebelomnya yang panjang nan lebar. Sebenernya iseng ajah seh aku nulis tentang 'jorok' kali ini, soalnya kemaren aku nemu kejadian menarik di angkot yang membuat aku gak habis pikir dengan pola pikir manusia dalam mendefinisikan 'jorok'

jadi kejadiannya : Di angkot itu ada seorang ibu yang membawa bocah usia 5 tahunan gituh, sepertinya seh sudah jalan2 dari pasar baru. (FYI aku lagi naek angkot TLC, menuju kampus). Nah si ibu itu kayaknya abis beli salak pondoh dari pasar baru. Ya sekalian menghabiskan waktu si ibu dan anak itu makan salak pondoh yang baru di belinya.

Ketika si anak itu megang salak dan mau membukanya (belom sempet membukanya seh...) salaknya jatuh. Ketika si anak mengambilnya, si Ibu bilang "jangan di ambil, jorok iih..." si anaknya pun melepaskan kembali salaknya. Sambil bilang gituh si Ibu membuka salak lain, dan membuang kulit salaknya seenaknya gituh. Wah wah wah, begimane neh si Ibu, tadi katanya ngajarin jangan bersikap jorok dengan melarang anaknya mengambil salak yang udah jatuh, padahal belum di kelupas kulitnya tuh salak (in my opinion masih bersih) tapi disaat yang sama si ibu membuang kulit salak (yang notabene merupakan sampah) seenaknya gituh di dalam angkot

weh, pantes ajah negara ini gak maju2 wong pola pikir warganya kayak ginih(teu nyambung beledug... bae akh da kasep...)

Komentar

Pos populer dari blog ini

Euis ke antosan heula...

heee.... Boros ka

Tentang dongeng