don't judge book from the title

hai-hai...
akhirnya harus lewat email deh ngeblognya. T_T proxy tumpangan ternyata
ditutup sampe batas waktu yang tidak ditentukan. Payah neh fajri... huh!
hi hi hi, gak tahu diri neh orang, udah numpang marah2 pula. Lagian dah
resiko numpang proxy sama orang, jadi kalo tumpangannya ditutup kuduna
legowo atuh.he he he... ya sutlah mudah2an lancar2 ajah ngeblog lewat mail

oh,ya ngomong2 masih inget cerita postingan sebelom ini tentang pemborosan
yang aku lakukan? tentang buku2 yang aku beli itu? ternyata saya kecewa
sodara2 setelah membaca salah satu buku. Bukunya tidak sesuai dengan
Judulnya. Alhasil, sayah kecewa berat sodara2!!!

Jadi ceritanya aku beli buku yang berjudul "anekdot sufi, bla2". Karena
berjudul anekdot, aku tertarik. Maklum lagi butuh hiburan buat nenangin
neh otak yang setiap hari bergelut dengan benda mati. Sekali2 perlu donk
mengasah otak dengan humoran2 tingkat tinggi (anekdot).

Awalnya seh emng dibuku itu diceritain tentang nasrudin hoja, yang tentang
si nasrudin keilangan cincin di gudang. Tapi berhubung gudangnya gelap,
jadinya nasruin mencari cincinnya di tempat terang. Kelakuan ini dianggap
konyol oleh orang2 (dan menurutku emng konyol seh...). Terus ada catatan
dari pengarangnya, bahwa sering kali kita melakukan apa yang nasrudin
lakukan seperti dalam cerita itu. Kita sering kali mencari kebahagian kita
yang hilang, dan kita mencarinya di gemerlapnya dunia. Bukan dari sumber
kebahagiaan itu datang(Tuhan). Pokoknya filosofinya keren deh dari cerita
itu.

Tapi selanjut2nya cerita2nya jadi bukan anekdot lagi.Kebanyakan cerita2
biasa, emng seh isinya tidak kalah syarat maknanya. Tapi itu jadi gak
sesuai dengan title si buku yang terang2 menulis anekdot, harusnya isinya
ya anekdot juga donk!!! Huh pokoknya kecewa berat dengan buku itu.Dan
akhirnya aku mendapatkan ilham untuk menciptakan pepatah baru "Don't judge
book from the title". Lumayan lah setidaknya aku dapet pengalaman untuk
selanjutnya untuk tidak tertarik buku2 hanya dengan melihat judulnya :p

dakh akh... see yaa...

Komentar

Pos populer dari blog ini

Euis ke antosan heula...

heee.... Boros ka

Tentang dongeng