beyond my reach or no harm trying?

ada 2 istilah yang selalu ada dibenakku kalo aku sedang jatuh cinta. Dua istilah itu adalah : Beyound my reach dan no harm trying. Bagaimana sejarahnya sampe kedua istilah itu selalu ada dibenakku ketika aku jatuh cinta? well this is the story:

Satu waktu disuatu masa yang telah lampau, sugar pernah jatuh cinta kepada seorang cewek. Well, seperti kata pepatah, darimana turun ke hati. Nah aku jatuh cinta ama tuh ce, ya terus terang ajah karena si ce itu cute abiez. Sumpeh deh, almost perpect. Well, kemudian cerita ke seorang temen deketku. And then he said : well, gar i think she's beyound your reach!!! T_T, that's right! she's beyond my reach, sejak itu aku mikir2 kalo falinlop sama ce, is she beyond my reach atau sebaliknya.

Terus, kali laen. Sugar jatuh cinta lagi, tapi sugar merasa she's beyond my reach too. Meski demikian, aku cerita juga sama temennya yang aku taksir itu. Kebetulan temennya itu temenku juga. Terus nanya2 deh tentang dia, eh dia nanya balik. "loe suka sama dia?" ya aku jawab, yup aku suka dengan dia. Terus aku bilang, "tapi kayaknya dia beyond my reach deh". Terus temenku itu bilang. "lah, kenapa? cobain ajah dolo lagi... no harm trying men!!" BUZZ... langsung deh kata2 itu aku masuk dalam database otakku. Yeeah "no harm trying".

Meskipun kata2 "no harm trying", selalu aku inget dan aku jadikan pegangan, ternyata sulit juga dalam mengimplementasikannya. Selalu saja masih ada kata beyond my reach ketika jatuh cinta. Well, terus terang seleraku suka terlalu tinggi seh. Seperti pernah juga aku jatuh cinta sama Van Tomiko, vokalis DAI bwahahahahahahaha.... gar, sugar... itu seh dah jelas beyond your reach, tapi no harm Trying toh???

Komentar

Pos populer dari blog ini

Euis ke antosan heula...

heee.... Boros ka

Tentang dongeng