Postingan

tentang buaya...

"Dasar laki-laki buaya..." begitu umpat seorang perempuan ketika mengetahui pacarnya mempunyai cewek idaman lain. sering kali kita mendengar ungkapan-ungkapan seperti diatas, untuk mengasosiasikan/mengkonotasikan seorang laki-laki yang tidak setia dengan kata-kata tambahan buaya, misalnya : cowok buaya, laki-laki buaya, dan lain sebagainya. Padahal tahukah anda? penelitian ilmiah membuktikan bahwa buaya adalah hewan yang mempunyai kesetiaan/loyalitas yang tinggi terhadap pasangannya. Penelitian membuktikan bahwa seekor buaya biasanya mempunyai pasangan yang tetap selama hidupnya. Jika demikian adanya, maka bagaimana ungkapan seperti diatas bisa sampai muncul dan menjadi kata favorit kaum hawa untuk menggambarkan laki-laki yang tidak setia terhadap pasangannya? terus terang saya sendiri tidak tahu kenapa, tapi kalau boleh saya menebak kemungkinan besar hal ini terjadi karena efek psikologis orang-orang yang menganggap bahwa buaya merupakan hewan yang "menyebalkan" a...

leyot baru....

setelah sekian lama setia dengan karya sendiri yang acak2an akhirnya saya menemukan skin blog yang cukup menarik hati. setelah penantian sekian lama, akhirnya.... yup, meskipun gak bisa ngasih tambahan judulnya di image-na (imagenya udah ada judulnya : leaving...) pengennya seh saya kasih judul The Scene of autumn, tapi berhubung ini image karya orang jadi gak boleh donk seenaknya ngerusak karya orang hi hi hi.. tapi saya sudah merasa pas kok dengan imagena. he he he... selamat menikmati leyot baru :)

ketika hujan enggan berhenti...

menatap butiran-butiran air tatkala hujan merupakan salah satu hal yang paling saya sukai. kenapa? well, sebenarnya gak ada alasan yang jelas. hanya saja saya pikir it's so wonderful and romantic.. ketika butiran-butiran kecil itu berjatuhan dari langit, kemudian jatuh ke tanah masuk kedalam pori2 tanah, tertinggal di dedaunan, masuk dalam genangan untuk kemudian menguap lagi ketika mentari mulai bersinar atau bersama-sama butiran lainnya berduyun-duyun berwisata menuju samudra. kadang-kadang saya membayangkan menjadi butiran-butiran itu. menjadi butiran yang manakah saya? manjadi yang tertinggal pada dedaunan? menjadi butiran yang masuk kedalam pori-pori tanah? ataukah menjadi butiran yang bersama-sama dengan butiran lainnya berduyun-duyun untuk berwisata ke samudra luas? aneh yaa... kenapa saya harus berpusing ria membayangkan diri ini menjadi butiran-butiran itu? ha ha ha... orang yang aneh ya diriku? *duuuh tugas besok lom kelar, mana skrg masih di w-net pulak... balik skrg akh...

yume miteta hazu sa

yume miteta hazu sa sepotong lirik dari lagunya Fumiya Fuji yang berjudul True love. Lagu ini menjadi begitu terkenal pada saat menjadi Soundtrack dorama Ordinary People (Asunaro Hakusho...). Lagunya lumayan sendu, untung saja doramanya gak sad ending... ha ha ha. Back to Topic: secara literaly, potongan lirik diatas jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia artinya kira-kira begini : Kita harus melihat mimpi masa depan. Dan tafsiran versi diriku sendiri terhadap potongan lirik diatas adalah : karena dalam lagu tersebut mengesankan sebuah perpisahan, maka pada saat kita putus/patah hati maka kita harus just get over it dan lihatlah impian masa depan kita/apa yang kita ingin capai. lagu ini menjadi fav saya ketika saya sedang melow. ha ha ha, lumayan lah kalo lagi bete jadi bisa bikin semangat lagi... atau sebaliknya malah bikin semakin down ha ha ha...

menunggu

menunggu itu adalah hal yang paling saya gak suka. maka dari itu, setiap kali saya janjian dengan teman saya selalu dateng lebih cepat dengan satu tujuan : saya tidak mau membuat orang lain menunggu. Well, meskipun kadang2 jadi saya yang menunggu. meskipun selalu saya wanti2 ketika saya melakukan suatu appointmen (cuiiih bahasanya...) selalu saya katakan tolong datang tepat waktu. kok tiba2 ngebahas tentang menunggu? he he he.. lagi pengen aja ngebahas tentang ini. terus terang saya orang yang tidak suka menunggu dalam segala hal, entah itu dalam melalui sebuah proses (kuliah misal), atau dalam hal lain (ai wa tatoeba...=ai=cinta; tatoeba=contohnya). dalam hal percintaan, saya mudah jatuh cinta dan saya mudah pula lupa. ha ha ha, sebagian orang mengatakan saya tidak pernah benar2 jatuh cinta, tapi alasan sebenernya adalah saya tidak suka menunggu dan menebak-nebak perasaan kecengan saya. saya lebih suka straight say yes or no. kenapa? karena dengan begitu lebih enak bukan? kita tidak ...

tentang relativisme

G mendapat pencerahan baru setelah membaca suatu thread di rileks(forumnya tukang nonton itebe) tentang relativisme. G baru tahu kalo ternyata si bapak relativisme, Einstein, tidak pernah menyatakan bahwa SEMUA itu relatif, lebih jauh g kemudian tahu juga bahwa Einstein sendiri mengatakan bahwa kecepatan cahaya itu absolut sekian..(angka pastinya g lupa...) Nah dari sini g seolah mendapatkan "kekuatan" untuk bisa "menghajar" para pengagum relatifisme, yang selalu berlindung dibalik kata relatifisme dalam menggunakan/memberikan opininya dalam melihat segala hal. Sebagai contoh adalah para pengusung Islam liberal yang dengan kencangnya menyebarkan faham pluralisme dan menentang keras fatwa MUI. Saya ingin mengatakan pada anda, wahai para pengagum relatifisme... see? bapak ente aja ntuh yang mengungkapkan teori itu tidak merelatifkan segala hal, bahkan dia ntuh percaya ada hal2 yang absolut yang ndak bisa di relatifkan. Terus terang, paling benci saya berdebat/adu argu...

berkata benar atau diam

Saat ini, g shock berat sehabis baca blognya seseorang ada tulisan dia yang rada2 mengguncang hati g, is that so..? pikirku. Untungnya dirikuwh cukup kepala batu, jadi ya setelah membaca postingan dia g masih berkeras dengan apa yang g yakini sendiri. egois mungkin, tapi i like the way i am anyway :D Setelah itu g kemudian merenung, how can a posting touch heart people? how if after read our blog then the people who read that posting change their mind? it's okay if it's a true idea, how if it's a false idea? Karena itu, mulai sekarang keknya g mo jarang2 posting tentang ide gila g, takutnya malah ada yang tersentuh dan mengikuti ide2 gila g, kan gawat ntar di akhirat kudu mempertanggungjawabkan ide2 gila itu, dan skrg g mo mencanangkan gerakan : Berkata Benar Atau Diam!!!

sebelum pergi ke sentoel

Pagi ini, minggu 2 oktober jam 08.00 Rencananya g ma Teh Heni dan Bu Nanan mo jalan2 ke sentoel ngambil sample jarak bwat tugas akhir dan Bisnis :D. Tapi ngomong2 jam segini(7.15) belom mandi ya g? te he he he :). Oh,ya apa kabarnya warnetku? tumben gak ada keluhan dari penjaganya... berarti koneksi lagi lancar kali yee? mudah2an saja... Rieut juga kalo koneksinya kaco lagi, soale akhir2 ini teh super siboek. *doooh* Ok, barusan g abis baca blogna amel. bliaw mengeluhkan tentang acara teve yang semakin tidak bermutu dengan tayangan2nya. Well, to tell you the truth g juga udah eneg liat acara2 teve sekarang. Mungkin dah sekitar setaon sampe 2 taon ini gak nonton teve, nonton seh tapi hanya2 sekitar 30menit - 1 jam-an perminggu kali yee... cuman bwat iseng2 berhadiah doank. Eh, eh, eh tapi gak juga denk... yup emang seh kalo nonton teve indo mah aku jaraaang bangeet (cuman 1/2-1 jam perminggu doank) tapi kalo nonton acara tv jepun seh g mah masih hobby berat. Malah2 g kecanduan acara tv ...

mengatur manusia?

Jika saya diberikan pilihan : 1. Mengatur Manusia 2. Mengatur Jaringan Internet, Hewan, atau apapun selain manusia Maka pilihan saya pasti no 2 Kenapa? Bukan, bukan karena saya pro status Quo (Golkar jaman baheula -sug) Saya memilih no 2 karena saya sadar sesadar2nya, bahwa no 2 lebih mudah diatur daripada no 1 percayalah! Tapi itulah tantanganya,karena manusia sulit diatur disitu letak tantangan bagi kita untuk mengatur mereka. Apa enaknya mengatur yang bisa diatur? begitu kata seorang teman saya. Entahlah, mungkin karena saya sudah cukup "kenyang" berurusan dengan yang namanya mengurus/mengatur mereka saya jadi sedikit jera untuk mengatur manusia, sederhananya : saya tidak suka berorganisasi Tapi, entah kenapa, meski saya benci untuk berorganisasi, takdir selalu mempertemukan saya dengan organisasi. Dan ketika saya mencoba untuk mengacuhkan, dan tidak mempedulikan organisasi, saya selalu merasa bahwa jika saya tidak mencoba untuk mengorganisasi organisasi ini maka organisa...

mengeluh yook...

apa seh yang bisa didapatkan dari sebuah keluhan? itu mungkin sebuah pertanyaan yang akan anda tanyakan pada saya/orang yang biasa berkeluh kesah. well , saya mewakili para pengeluh, jawaban saya atas pertanyaan yang anda ajukan itu adalah : tidak ada! .Tidak ada sesuatu yang bisa kita dapatkan dari sebuah keluhan. Tentu saja!. Tapi, bukankah sudah menjadi fitrah manusia untuk berkeluh kesah? bukankah Tuhan sendiri berfirman, kalau manusia diciptakan dalam keadaan berkeluh kesah? Jika memang demikian kenapa kita tidak boleh mengeluh? Sering kali dalam hidup ini kita bertemu dengan orang2 yang sering mengeluh, dan kadang2 kita menjadi begitu bosan mendengar keluhan orang2 itu sehingga hampir2 saja kitapun menjadi begitu ingin "meledak" memarahi orang yang berkeluh kesah itu. Tapi, pernahkah kita mencoba menempatkan diri kita pada posisi mereka? Well , dulu saya pernah mengalami kejadian seperti ini: Pada saat saya mengikuti OS Himpunan, pada acara puncak OS sebelum dilakuka...

Hutang dan nikah

hu hu hu... g banyak utang kerjaan ama orang2, sampe bingung mo bayar kerjaan yang mana dolo.. set dah! eh, btw long weekend kemaren g ke nikahan temen. Kebetulan sang temen mempercayakan dirikuwh untuk jadi salah satu panitianya. Singkat cerita g ke rumahnya temen itu, and you know what? setidaknya g melakukan 2 hal yang memalukan: pertama, pada saat acara akad nikah. Saat selesai salaman dll, ada acara istirahat + makan, dasar orang dusun melihat melimpahnya makanan yang lezat2 tampa pilih2 semua makanan g satuin, mulai dari nasi, rendang, ayam, sayur, krupuk, daging semuanya lengkap. Pas mo ngambil minum aqua, secara tidak sengaja g melirik piring punya orang2 laen yang relatif "bersih" tidak kayak g yang segala diambil. Nyahahaha... g malu sendiri saat itu, langsung cari kursi terdekat dan menghabiskan segera makanan itu ha ha ha.... laen kali janji dah gak akan maruuk lagi!!! kedua, pada saat acara resepsi nikahnya pas malem g kebagean jadi front desk (ciyee... pagar bag...

autumn

Tema leyot saya kali ini adalah autumn atawa musim gugur, kenapa? mmhh.. gak ada alasan khusus sebenarnya. Hanya saja kadang2 deep inside my heart , ada hasrat yang sangat besar untuk dapat menikmati/mengalami musim gugur khususnya di negeri sakura. Kenapa? sejujurnya saya sendiri gak tahu kenapa saya begitu suka dengan musim ini. Padahal saya sendiri belum pernah mengalaminya. Hanya saja, setiap kali saya mendengar kata "autumn" ada perasaan aneh dalam hati saya, sebuah perasaan yang menjelma menjadi sebuah hasrat/keinginan untuk berada dijalan yang disisi2nya ditumbuhi pohon maple yang pada saat tersebut pohon2 maple tersebut daunnya berwarna orange/coklat cerah dan kemudian daun2nya gugur "menghujani" saya yang sedang berada berjalan dijalan itu. Indah. Mungkinkah ini hanya akan menjadi impian saya saja? ataukah kelak Allah akan mengabulkan impian saya untuk bisa berada ditengah jalan yang sisi2nya ditumbuhi oleh pohon maple kemudian saya akan berjalan dengan di...

stupid mistake

okay, beberapa hari yang lalu, dalam rangka pdkt tingkat lanjut (kekekeke... kayak mata kuliah aja...) g ngasih alamat blog g yang ini dan blog g yang di fster, dengan maksud tentu saja membuat dia "impressed" dengan tulisan2 g, dan dalam rangka mengenalkan karakter diri g ke dia (Emang bisa tahu karakter orang dari tulisan?? saa nee...). and so it be... Tapi, ada sesuatu yang tidak g sadari, dengan memberikan alamat blog g ke dia berarti dia bisa baca tulisan g tentang pdkt g ke dia... dan tadaaaaaa... yup akhirnya dia baca tulisan tentang "pdkt1" yang menceritakan kalo g ya gituh deh... dan dia bilang "kayaknya kenal deh dengan orang yang diceritakan di blog kamu yang tentang pdkt1" heh? (OMG, damn, set dah... siaaauuuuul...time for diplomatic defense) "ooh yang itu? itu cerpen kok... biasanya aku emang sering nulis cerpen!!!" (what a lame excuse). waktu itu 10 menit menuju jam 12.00 dimana waktu labkomp tutup istirahat, saat itu waktu istirah...

dewasa.. (lagiii...?)

entah sudah berapa postingan saya beri judul dengan kata dewasa atau membahas tentang kedewasaan. Begitu bermasalahkah saya dengan kata itu sehingga saya selalu(sering) menjadikan kata dewas sebagai judul dalam postingan saya? jawabannya Mungkin . jadi beberapa hari yang lalu saya bersosialisasi dengan teman2 lama (cieh bahasanya...). intermezo dolo : maksud saya bersosialisasi disini adalah ngumpul2, maklum sebagai orang yang terbiasa didepan kompie, ngumpul dan ngobrol dengan orang2 jarang saya lakukan maka dari itu ketika saya melakukan hal itu saya anggap sebagai sosialisasi. back to topic : jadi pada saat saya sedang bersosialisasi tersebut saya mendengar teman teman saya bercerita tentang temannya. jadi dia mempunyai seorang teman yang berprofesi sebagai seorang pekerja (gak usah disebutin lah kerjanya apa) yang akan menikah dengan seorang perempuan anak walikota. si temennya temenku ini cerita ke temenku kalo dia lagi bingung, terus dia minta pendapat temenku tentang hal ini. oh...

gado2...

kayaknya sering banget deh aku bikin judul postingan dengan judul gado2 ini.... he he he abisnya banyak yang pengen diceritain tapi gak pengen dibikin satu2 judul jadinya mendingan bikin satu postingan dengan satu judul gado2. Lets begin.. sekarang ini aku lagi suka banget dengan lagu yang berjudul penantian gak tahu yang nyanyi siapa, cuman dibilang di winamp listku : 05. Penantian (with Vina Panduwinata) gila ngiris2 banget deh liriknya : [suara ce..sendu banget deh] di saat kusendiri, duduk dan merenung telah ku coba memahami arti semua ini.... ooh, mengapa harus terjadi? saat kita berdua, telah terikat segala janji semuanya menghilang tinggal harapan yang membara untuk mewujudkan segala cita2 menentang badai, yang datang menerjang dan segala cobaan... [suara co kayak suaranya chrisye] Tabahkan, hatimu sekeras baja yakinlah semua yang ada padaku kuserahkan untukmu, setulus hati ini seiring do'a didalam dada semoga kita tetap setia... betapa gelisah dan resah saat hatiku tak saba...

pdkt 1

Ok guys, sekarang ini g lagi abis patah hati. Yup, 2 minggu sudah hati ini terseok-seok dihantam badai patah hati, 2 minggu pula g gak ngerjain TA dan KP. Alhasil semuanya jadi molot, lulus juli pun tinggal kenangan sepertinya. Mudah2an saza tidak. so, kok judulnya pdkt 1 kalo lagi patah hati? mmh... pernah denger gak sebuah ungkapan kalo misalnya patah hati sama ce, ya cari aja ce yang baru? tul, sekarang g lagi menjalani terapi itu. Mencari ce laen buat mengobati patah hati g. Dan lumayan efektif, hari ini g dah mulai mo ngerjain TA dan KP g. Ok guys, jadi mulai sekarang g mo nulis perjalanan pdkt g sama tuh ce. Mulai, hari kemaren g bertemu dengan ce yang lagi aku kejer. Yakin seh, kans nya cukup gede. palagi temen deketnya tuh ce mendukung g buat ngedapetin dia. Ugh.. Alhamdulillah. Btt (back to topic), kemaren ketemu di deket lift di lantai 4. ngobrol basa-basi dikit. Dari obrolan itu g dapet 2 informasi tentang dia : 1) dia asisten biologi sel, 2) dia ngambil TA di lab ekologi wh...

Tentang komitmen

Dulu, saya adalah seorang yang tidak pandai menjaga komitmen. Setiap kali saya membuat janji pada diri saya sendiri, saya sering lupa dan kemudian melanggar janji itu. Akibat dari seringnya saya melanggar komitmen2 yang telah saya buat untuk diri saya sendiri itu membuat tingkat kepercayaan diri saya terhadap diri saya sendiri menjadi turun.Dan kemudian tumbuhlah sifat gak PD, tidak percaya dengan perubahan, karena saya pikir char saya sangat sulit untuk diubah. Alhamdulillah, itu sekarang telah menjadi masa lalu saya. Setelah ikut siaware 6 itu saya menyadari bahwa saya bisa berubah, saya mulai bisa mempercayai diri saya sendiri, kepercayaan diri saya tumbuh seiring dengan perubahan cara pandang terhadap diri saya sendiri itu. Alhamdulillah, terimakasih siaware 6. Sebenarnya apa seh yang penting dalam sebuah perubahan? kalau menurutku, yang penting dalam sebuah perubahan adalah komitmen. Komitmen adalah janji, kontrak yang dibuat oleh kita dan untuk kita ( Ir Sri Bramantoro Abdinagoro...

Long Live education

Akhirnya saya kembali menulis.. yosh. Sebenarnya beberapa hari belakangan ini saya sudah berusaha untuk menulis lagi, tapi entahlah setiap kali saya sudah menyelesaikan beberapa kalimat, kemudian saya berhenti berjam2 hingga session di blogspotnya abis dan tulisan yang sudah beberapa kalimat itu pun kemudian musnah. hu hu hu... so, apa seh yang membuat saya ingin menulis kembali? beberapa waktu yang lalu saya mengunjungi blognya adi onggoboyo , anak fisika yang sama2 sedang berjuang untuk lulus (saya kurang kenal beliaw, dan sepertinya beliaw tidak kenal saya juga he he he). saya tertegun membaca tulisan2 bliaw, tulisannnya runut dan meskipun panjang2 tidak membosankan untuk di baca. Nah dari situlah kemudian saya mulai terinspirasi kembali untuk memulai menulis. he he he... dan tada... inilah tulisan saya setelah kira2 sebulan malez.. gak penting banget yaa? hihihi bialin akh... dan kayaknya ntar2 leyotnya mo diganti lagi akh... sampe nanti ;)

siaware....

Apakah siaware itu? siaware adalah singkatan dari self inside awareness yakni sebuah bentuk training psikologis yang membuat diri anda menjadi diri anda yang sebenarnya. Sering kali dalam hidup kita, pada saat kita bergaul dengan orang lain, berinteraksi dengan manusia lainnya sering kita berpura-pura, menutup diri kita, memakai topeng karena kita takut jika kita menampilkan diri kita yang sebenarnya orang lain akan menolak kita. Kita sering kali memikirkan sikap yang akan dilakukan orang terhadap kita sebelumnya sehingga kita sering kali terjebak dalam prasangka buruk terhadap orang lain. Meskipun pada kenyataanya, apa yang kita pikirkan tidak benar2 terjadi dan seringnya hanya menjadi prasangka buruk tak berdasar saja. Nah karena kita sering terjebak dalam prasangka buruk tersebut, akhirnya kita sering 'berlogika ria' dan bermain peran. Contohnya ginih deh, coba bayangkan kamu bertemu dengan orang baru, yang menurut prasangka kamu orang tersebut angkuh karena kamu melihat dar...

Belajar menulis

Wah judulnya kayak anak tk or sd aja,ya? belajar menulis ya? he he he.... kenapa saya ambil judul diatas? jadi ginih : Sepertinya saya menemukan salah satu(lagi) hal yang menjadi hobby saya. Apakah itu? dapatkah kalian menebaknya? yup betul sesuai dengan judulnya, saya menemukan menulis ternyata menjadi salah satu hobby saya kalo saya lagi blue mode on. nyahahahahahaha.... it can't be helped huh Meskipun kadang-kadang tulisan saya tidak cukup bisa dimengerti oleh kebanyakan orang (you know me lah... menulis tanpa tujuan adalah trademark saya). Tapi entah kenapa, setelah saya membuat tulisan, entah itu cerpen, puisi, atau sekedar tulisan iseng dan saya baca kembali setelah sekian lama ada satu perasaan yang aneh di dalam hati saya, perasaan yang membuat hati saya sendiri bilang : "kok bisa ya saya bikin tulisan ini dulu?" dan percayalah, itu membuat saya cukup apa,ya namanya? bangga kali ya... ha ha ha, jangan bilang saya narcis dulu,ya... yup betul memang apa sih yang bis...